BerandaInformasi ProdukShopPertanyaanTentang Tehdia

Manfaat Kafein Teh bagi Kesehatan

Senin, 16/8/2021 | Artikel

Sahabat manis, tahukah kamu jika teh mengandung kafein dan memiliki manfaat kafein teh bagi kesehatan? Kafein adalah senyawa stimulan yang terdapat pada beberapa makanan dan minuman. Buat kamu pencinta kopi, tentu sudah sangat akrab dengan kata yang satu ini. Manfaat kafein yang sudah begitu dikenal adalah untuk mengusir kantuk. Sehingga banyak diantara kalian yang sedang deadline tugas kuliah atau kantor mengandalkan kopi untuk menghindari rasa kantuk.

Lantas, apakah teh juga mengandung kafein? Lantas, apakah kafein memiliki manfaat bagi kesehatan? Untuk tahu jawabannya, baca terus artikel ini ya.

Mengenal Kafein

Jenis minuman yang sudah begitu populer mengandung kafein adalah kopi. Namun ternyata menurut penelitian teh pun mengandung kafein, meski kadar kafein yang terdapat dalam teh tidak sebanyak pada kopi.

Selama ini, kita mengenal kafein sebagai zat adiktif, yaitu zat yang dapat membuat kecanduan. Kecanduan tersebut memberikan efek negatif, seperti keinginan untuk terus mengonsumsinya.

Padahal, kafein memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut sederet khasiat kafein bagi kesehatan yang dirangkum dari beberapa sumber, diantaranya adalah:

  • Membuat Rileks dan Meningkatkan Konsentrasi

Konsumsi kafein menimbulkan efek rileks pada tubuh dan meningkatkan konsentrasi. Sehingga baik dikonsumsi ketika kamu sedang merasa jenuh. Sensasi yang dimilikinya saat dikonsumsi membuat kamu lebih rileks dan bersemangat.

  • Membantu Menurunkan Berat Badan

Beberapa penelitian berkenaan dengan kafein menunjukkan manfaatnya yang dapat meningkatkan pembakaran lemak dan kalori. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mengonsumsi kafein dapat membantu menurunkan berat badan yang berlebih. Berat badan yang berlebih berisiko terkena obesitas dan hidden diabetes.

  • Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif

Kafein berperan dalam menstimulasi otak agar lebih fokus dan waspada, sehingga membuat kamu merasa lebih berenergi dan bersemangat. Konsumsi kafein pun sering dikaitkan sebagai salah satu cara membantu mencegah penurunan fungsi kognitif otak, seperti Alzheimer dan Parkinson.

  • Meningkatkan Performa ketika Berolahraga

Berdasarkan penelitian, mengonsumsi kafein sebelum berolahraga dapat meningkatkan performa. Hal ini karena kafein mampu memaksimalkan penggunaan lemak sebagai sumber energi dan meningkatkan semangat untuk berolahraga.

Selain itu, dengan mengonsumsi kafein sebelum berolahraga maka mampu meningkatkan kekuatan otot, stamina, serta daya tahan tubuh ketika berolahraga. Nah, buat kamu yang senang olahraga, bisa dicoba minum teh celup manis sebelum olahraga.

  • Menurunkan Resiko Kerusakan Hati

Resiko kerusakan hati dapat menurun sekitar 84% dengan mengonsumsi kafein. Sehingga mampu menghambat perkembangan penyakit dan meningkatkan respons pengobatan, yang pada akhirnya dapat menurunkan resiko kematian pada pasien.

Hal ini berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Liver International yang menunjukkan bahwa kandungan kafein mampu menekan sintesis CTGF (faktor pertumbuhan jarangan ikat), yang bermakna kafein mampu memperlambat perkembangan dari sirosis alkoholik dan fibrosis hati.

  • Menurunkan Resiko Diabetes

Minuman berkafein seperti kopi dan teh mengandung polifenol, yang dapat bermanfaat sebagai pencegahan diabetes dan mencegah peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes jika dikonsumsi tidak berlebihan.

Hal ini berdasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa pengonsumsi kopi dengan gula berlebih akan beresiko lebih tinggi terkena diabetes mellitus tipe 2. Namun resiko ini pun jarang terjadi pada orang yang gemar mengonsumsi kafein yang lebih rendah, seperti teh.

Namun, mengonsumsi kafeinnya dengan bijak ya dan ganti pemanisnya dengan pemanis alami yang bebas gula, seperti daun stevia. Saat ini sudah tersedia Tehdia, teh celup manis bebas gula yang menggunakan pemanis alami, daun stevia.

Yuk, kunjungi artikel seputar teh lainnya di www.tehdia.co.id untuk info lebih lengkap tentang Tehdia dan seputar diabetes.

Referensi:

Artikel lainya

Semua Artikel